Berita SPPG

FSPPG SELENGGARAKAN SEMINAR HAKIM AD HOC PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL

Jakarta - Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL menyelenggarakan Seminar Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial dengan tema Buruh jadi Hakim? pada hari Sabtu, 05 Mei 2018. 

 
Bertempat di Sinergy Room Perkantoran Panasonic GOBEL Cawang, narasumber dalam seminar tersebut adalah Dr. Farid Wajdi SH, M.Hum, Anggota Komisi Yudisial Republik Indonesia 2015 - 2020.  Tampak hadir dalam seminar tersebut, Djoko Wahyudi Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL. 
 
"Harapan penting bagi buruh dari Pengadilan Industrial adalah Keputusan yang Adil, penyelesaian kasus yang Cepat dan tidak mengeluarkan biaya yang banyak", kata Djoko Wahyudi. 
"Semua itu bisa terlaksana apabila hakim mempunyai integritas yang baik" lanjutnya lagi.
Dalam sambutannya, Muhammad Yusuf, Wakil Presiden bidang Organisasi dan Pendidikan FSPPG yang juga sebagai sebagai Ketua Panitia acara tersebut menyatakan bahwa tujuan seminar menulis ini adalah untuk mempersiapkan aktivis serikat pekerja dalam persiapan mengikuti tes sebagai Hakim PHI apabila untuk tahun kedepannya terbuka pendaftaran untuk menjadi calon hakim.
 
Menurut Farid Wajdi, persyaratan pemilihan calon hakim PHI ditingkat Pengadilan Negeri maupun tingkat Mahkamah Agung hampir semuanya mempunyai kesamaan, hanya saja ditingkat Hakim Agung, salah satu persyaratannya adalah hakim harus sarjana hukum. 
 
"Perekrutan Hakim Agung tidak hanya dinilai dari hasil ujian kualitas saja, juga dinilai dari perilaku integritas calon termasuk dalam lingkup kecil seperti dilingkungan rumah" ujarnya menambahkan. 
 
Seminar ini diikuti aktivis serikat pekerja dari Serikat Pekerja Anggota FSPPG yang terdiri dari SPPMI, SPPECGI, SPPS, SPGDSK dan SPGI. Hadir pula dari serikat pekerja sahabat yang diundang dari SP Toyota Astra Motor, SP SKF, SP Frisian Flag dan SP Sunstar.