Berita Internasional

PEKERJA PANASONIC THAILAND KUNJUNGI FSP PANASONIC GOBEL

Bisnis.com, JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL menerima kedatangan dan kunjungan dari Panasonic Appliances Thailand Workers Union pada hari Kamis, 6 Agustus 2018. 

Bertempat di Ruang Rapat Sekretariat FSPPG Gandaria, hadir dari PAPTH WU adalah Mr. Chalaei Sukhiran, Chairman PAPTH WU dan Paboon Komsing, Secretary PAPTH WU. Tampak hadir menyambut tamu tersebut, Djoko Wahyudi Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL dan para pengurus FSPPG.

Dalam pertemuan ini Djoko Wahyudi menjelaskan kegiatan yang sudah dilakukan oleh FSPPG dan Bipartit.

"optimalisasi fungsi bipartit di perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam FSPPG ini, hanya tercapai dengan adanya transparasi di masing-masing pihak " jelas Djoko.

Chalaei Shukiran menjelaskan bahwa kunjungan mereka ke FSPPG dalam rangka studi banding ke sesama perusahaan appliances.
"mereka akan membawa sesuatu yang baik selama kunjungan ini untuk diterapkan (PAPTH)" kata Chalaei.

Pada akhir acara, FSPPG oleh Djoko Wahyudi menyerahkan cindramata kepada Chalaei Sukiran, yang disaksikan pula oleh Tomonobu Otsu, Presiden Direktur PT Panasonic Manufacturing Indonesia dan Mr Kamada, Managing Director PAPTH.

http://industri.bisnis.com/read/20180908/257/836476/pekerja-panasonic-thailand-kunjungi-fsp-panasonic-gobel 

JCM : HUBUNGAN INDUSTRIAL JADI SALAH SATU KUNCI EKONOMI JEPANG MAJU

Bisnis.com, JAKARTA -- Salah satu kunci ekonomi Jepang menjadi maju, adalah tercipta hubungan industrial yang baik dan saling percaya antara perusahaan dan pekerjanya.

Hal itu terungkap saat Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL menerima kunjungan dari Japan Council Metalworkers Union pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Ruang Rapat Sekretariat FSPPG Gandaria, Jakarta.

Hadir dari JCM adalah Mr. Kenichi Fujitomi, Assistant General Secretary/ International Affairs Bureau Director. Tampak hadir menyambut tamu istimewa tersebut, Djoko Wahyudi Presiden Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL.

"Empat kontribusi FSPPG bagi kepentingan buruh adalah melaksanakan hubungan industrial yang baik, mempengaruhi kebijakan publik, pengembangan sumber daya manusia dan kepedulian sosial," kata Djoko Wahyudi dalam siaran pers, Minggu (8/7/2018).

Menurutnya, harapan terlaksananya pertemuan penting tersebut adalah dapat terjalin hubungan kedua belah pihak secara berkelanjutan, dan komunikasi yang sempat hilang kembali tersambung.

Sementara itu, Kenichi Fujitomi menjelaskan mengapa ekonomi jepang menjadi maju, salah satunya adalah melaksanakan hubungan industrial yang baik dan saling percaya antara perusahaan dan pekerjanya.

"Rasa terima kasih kepada FSPPG yang telah menyambut dan menerima mereka dengan baik dalam kunjungan ini" ujarnya.

Dalam acara ini, turut dihadiri para pengurus FSPPG dan para ketua numum dan sekretaris umum dari serikat pekerja anggota FSPPG dari SPPMI, SPPECGI, SPPS, SPGDSK dan SPGI. Pertemuan diakhiri dengan melakukan penanaman pohon sebagai simbol persahabatan.

Tag : panasonic gobel
Editor : Fajar Sidik

FSPPG LUNCURKAN MUDIK NYAMAN 2018

Bisnis.com, JAKARTA -- Mendekati Idulfitri, Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL (FSPPG) meluncurkan Mudik Nyaman 2018.

Pemilik Perusahaan Kelompok Panasonic GOBEL Abdullah T. Gobel mengatakan Mudik Nyaman telah direncanakan sejak tiga tahun lalu.

"Harapannya, untuk tahun-tahun ke depannya semakin banyak lagi pesertanya," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (7/6/2018).

Presiden FSPPG Djoko Wahyudi menyebutkan peserta Mudik Nyaman tahun ini berjumlah 1.062 orang. Mereka akan diberangkatkan ke kampung halaman menggunakan 24 bis yang menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Sumatra yang mencakup Lampung dan Palembang.

Dia menambahkan tahun ini kegiatan tersebut mendapat bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai sponsor utama.

Peluncuran kegiatan itu dilakukan bersamaan dengan acara buka bersama perusahaan yang diselenggarakan di Auditorium Yayasan Matsushita GOBEL, Komplek PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Rabu (6/6).

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Kepala Seksi Dikmas Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Herman.

"Panasonic GOBEL telah berperan menurunkan angka kecelakaan dengan adanya Mudik Nyaman," tuturnya. 

Herman juga menyerahkan penghargaan BERTEMAN (Berlalulintas, Tertib, dan Aman) Jakarta dari Polda Metro Jaya kepada FSPPG.

Selain BPJS Ketenagakerjaan, sponsor lainnya termasuk Abdullah Gobel, Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia Seigo Saifu, Presiden Direktur Gobel Dharma Nusantara Tadaharu Taguchi, Presiden Direktur Panasonic Manufacturing Indonesia Tomonobu Otsu, Presiden Direktur Panasonic Gobel Energy Indonesia Kenichi Kudara, DKM, Kopkar GOBEL, SPPMI, dan SPPECGI.

Tag : panasonic, mudik lebaran
Editor : Annisa Margrit

RAHMAT GOBEL LEPAS MUDIK NYAMAN PANASONIC

Rabu, 13 Juni 2018 14:10 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Perusahaan PT Panasonic Gobel Indonesia, kembali menyelenggarakan acara Mudik Nyaman Panasonic 2018 untuk para karyawan dan keluarganya. Pada mudik tahun ini Panasonicmemberangkatkan 1062 peserta.

Mudik Nyaman Panasonic tahun 2018 ini disediakan 24 bus yang diberangkatkan dengan tujuan ke Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Sumatera Utara.

Peserta rombongan mudik nyaman Panasonic 2018 dilepas langsung oleh Pemilik perusahaan PT Panasonic Gobel Indonesia, Rachmat Gobel, didampingi Abdullah Tauhid Gobel, dan Presiden Federasi Serikat Panasonic Gobel (FSPPG) Djoko Wahyudi , serta para Direktur Panasonic di halaman Pabrik PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta, Rabu (13/6/2016).

Dalam pelepasan mudik, Rachmat Gobel menitipkan pesan kepada para awak bus agar dijaga keselamatan bagi para keluarga besar PT Panasonic Indonesia yang ikut mudik , supaya selamat sampai tujuan. "Kalau ngantuk, beristirahat dulu dan jangan dipaksakan," imbau Rachmat Gobel.

Pelaksanaan Mudik Nyaman Panasonic 2018 tahun ini meningkat 75 persen, baik peserta maupun armada yang digunakan. "Mudik Nyaman Panansonic ini adalah sebagai bentuk sinergi perusahaan dan karyawan dalam mengurangi kemacetan serta potensi kecelakaan Presiden Federasi Serikat Panasonic Gobel (FSPPG) Djoko Wahyudi menambahkan.



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rahmat Gobel Lepas Mudik Nyaman Panasonic, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/13/rahmat-gobel-lepas-mudik-nyaman-panasonic.

Editor: Rachmat Hidayat



Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rahmat Gobel Lepas Mudik Nyaman Panasonic, http://www.tribunnews.com/metropolitan/2018/06/13/rahmat-gobel-lepas-mudik-nyaman-panasonic.

Editor: Rachmat Hidayat

Iklim Investasi Indonesia Kondusif Ciptakan Lapangan Kerja

RABU, 02 MEI 2018 , 22:04:00 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah terus memberikan perhatian serius terhadap iklim investasi kondusif agar penciptaan lapangan kerja meningkat dan roda ekonomi terus berputar.


Indonesia memerlukan investasi karena tak bisa mengandalkan APBN semata dalam pembangunan dan penciptaan lapangan kerja.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara  silaturrahmi dengan 1.500 pekerja di kawasan industri PT. Panasonic Gobel Economy Indonesia (PGEI), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (2/5).

"Peningkatan jumlah investasi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir,  membawa dampak positif. Kesempatan kerja pun semakin bertambah sehingga menurunkan angka pengangguran," katanya.
 
Turut hadir  Michiko Miyamoto, Direktur ILO di Indonesia, Ketua Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Guntur Wicaksono, Pimpinan Panasonic Gobel Rachmat Gobel, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI Jamsos) Haiyani Rumondang, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Maruli A. Hasoloan dan Kadisnakertrans Jawa Barat Ferry Sofwan Arief.

M. Hanif Dhakiri mengungkapkan data World Economic Forum (WEF), daya saing  Indonesia berada di peringkat ke-36 dari 137 negara-negara seluruh dunia.  Rangking tersebut naik lima peringkat dari kedudukan sebelumnya di posisi 41.

"Penyebab meningkatnya daya saing dan investasi Indonesia diantaranya adanya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah,  pembangunan sumber daya manusia melalui investasi pendidikan dan kesehatan guna meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan masyarakat, "kata Hanif.

Lebih lanjut Hanif menyatakan laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total investasi yang masuk ke Indonesia per tahun 2014 sejumlah 463,1 triliun. Sedangkan sampai dengan akhir tahun 2017 investasi yang masuk sejumlah 692,9 triliun.

"Artinya terjadi peningkatan sebesar 229.8 triliun, " kata Menaker Hanif.

Dalam kesempatan silaturrahim tersebut, Menteri Hanif memberikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar PT Panasonic Gobel dan investor jepang yang telah banyak berkontribusi bagi peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas ekspor.

Sementara Rachmat Gobel menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dan komitmen membangun kualitas tenaga kerja yang kompeten. Hal itu terlihat dari 2500 karyawan, dengan tenaga ahli Jepang 30 orang atau 1,2 persen.

"Sejak 58 tahun lalu didirikan, kami komitmen membangun SDM berkualitas sebelum memproduksi barang," kata Rachmat.

Rachmat menambahkan sebagai ungkapan terimakasih kepada pemerintah yang telah mendukung Panasonic, setiap tahunnya ada 400 engineer dan teknisi produksi Indonesia, yang ditraining di Jepang dalam tiga tahun. Ada 500 lulusan SMA atau sederajat ditraining ke Jepang.

"Melalui proses training ini, interaksi tenaga ahli Jepang yang telah memiliki pengalaman dan jam kerja dengan tenaga Indonesia telah meningkatkan kualitas manusia ke sumber daya Iptek Indonesia, " katanya.

Panasonic Gobel Grup saat ini memiliki 18 ribu karyawan dengan jumlah tenaga kerja ahli dari Jepang sebanyak 99 orang atau hanya 0,55 persen.

Ditambahkan Rachmat, Jepang saat ini merupakan investor kedua terbesar dalam lima tahun terakhir. Saat ini telah hadir 1500 perusahaan Jepang yang berinvestasi di Indonesia selama 15 tahun terakhir.

"Sebanyak 4,7 juta lapangan kerja tercipta dan 93,3 persen adalah TKI dan 6,7 persen tenaga ahli Jepang, " kata Rachmat. [dzk]